Beber Program Pemerataan Pendidikan ke Kiai, Mas Gum Janjikan Beasiswa Pendidikan Santri Berprestasi

Reporter

Prasetyo Lanang

Editor

A Yahya

04 - Oct - 2024, 08:07

Firhando Gumelar sesaat setelah silaturahmi dan menyampaikan program-program dalam visi misinya ke tokoh kiai dan gus di Junrejo Kota Batu.(Foto: Prasetyo Lanang/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Masa kampanye diisi beragam agenda masing-masing Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota-Wakil Wali Kota Batu. Salah satunya dengan menemui kelompok masyarakat dan tokoh agama. Calon Wali Kota Batu nomor urut 2 Firhando Gumelar memilih mendatangi tokoh kiai di Junrejo pada Jumat (4/10/2024), sembari menyampaikan program yang ditawarkan.

Mas Gum, sapaannya, menelurkan dalam visi dan misinya rencana program terkait pemerataan pendidikan. Di antaranya satu keluarga satu sarjana. Serta insentif guru dan beasiswa berprestasi.

Baca Juga : Paslon Salaf Optimalkan 20 Persen APBD untuk Pendidikan, Fasilitasi Tenaga Kerja Mandiri Pemula

Firhando Gumelar mengatakan jika program tersebut tidak berlaku terbatas. Yakni tidak hanya pada sekolah negeri dan lembaga formal lainnya. Namun juga pada pondok pesantren, dimana santri berprestasi bisa mendapatkan beasiswa kuliah.

Gun mengklaim, bahwa pihaknya mendapat dukungan karena mendukung program-program sekolah keagamaan. 

"Alhamdulillah, kami sudah mendapatkan dukungan dari para kiai dan gus. Hari ini juga saya sampaikan terkait program saya berlaku untuk sekolah keagamaan. Beasiswa tidak hanya untuk warga kota batu di sekolah negeri tapi juga sekolah keagamaan," ujar Firhando Gumelar, Jumat (4/10/2024).

Ia menegaskan, seluruh warga yang ber-KTP Kota Batu berhak menerima beasiswa tersebut. Selain dari itu, ia janji insentif guru juga akan disampaikan ke guru ngaji dan guru agama pondok pesantren.

"Tidak menutup kemungkinan di pondok juga diberikan beasiswa. Takutnya muncul isu tidak mendukung pesantren. Sedangkan kami ingin mensupport juga sekolah keagamaan," Gumelar.

"Juga insentif, berlaku sama. Karena programnya jelas linear dengan sekolah keagamaan Kota Batu," imbuhnya.

Baca Juga : 10 Mitos Ayam Cemani: Dari Penangkal Sial hingga Media Santet

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Mafatihul Muhtadin, Kota Batu, KH. M. Samsul Hidayat menyebut, program Firhando Gumelar dipandang selaras dengan misi para kiai dan ulama di Junrejo. Yakni perhatian terhadap pendidikan keagamaan.

"Saya beri dukungan karena dari programnya sama dengan para gus di Kota Batu. Dengan beasiswa santri berprestasi, SDM akan unggul, sebab yang diberikan beasiswa bukan ecek-ecek, kampus yang bagus," ujar Syamsul Hidayat.

Ia menilai ada komitmen untuk memperhatikan guru ngaji, diniyah, dan apresiasi pada lembaga pendidikan keagamaan yang selama ini mencetak kader, dan masih kurang perhatian dari pemerintah.

"Kebetulan orangnya masih muda, sudah punya pemikiran seperti itu kedepan. Kami berharap terwujud, semuanya untuk rakyat batu," tambahnya.