Momen Lebaran Idulfitri 2026, 176 Gempa Bumi Terjadi di Jatim
Reporter
Ashaq Lupito
Editor
Dede Nana
27 - Mar - 2026, 07:23
JATIMTIMES - Terjadi sebanyak 176 gempa bumi pada momen Lebaran Idulfitri 1447 Hijrah. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat, ratusan gempa bumi yang terjadi pada momen Lebaran tersebut berada di wilayah Jawa Timur (Jatim) dan sekitarnya.
Kepala BMKG Stasiun Geofisika Malang Ricko Kardoso menyebut, ratusan gempa bumi yang terjadi pada momen Lebaran tersebut terjadi pada periode 20-26 Maret 2026.
Baca Juga : Rayakan Hari Jadi ke-1.222, Kabupaten Kediri Gelar Rangkaian Acara Rakyat Mulai Maret 2026
"Magnitudo terbesar pada periode ini adalah M 4.12. Sedangkan magnitudo terkecil yaitu M 1.08," ujarnya kepada JatimTIMES, Jumat (27/3/2026).
Dijabarkan Ricko, kejadian gempa bumi pada periode 20-26 Maret 2026 tersebut terbagi pada beberapa klasifikasi. Yakni gempa bumi dangkal, menengah, hingga dalam.
"Pada periode ini terdapat 134 kejadian gempa bumi dangkal, 42 kejadian gempa bumi menengah dan nihil kejadian gempa bumi dalam," bebernya.
Gempa bumi dangkal ialah gempa yang terjadi pada kedalaman di rentang antara 0-60 kilometer dari permukaan laut. Sedangkan gempa bumi menengah ialah kedalaman gempa pada rentang 60-300 kilometer.
Sementara itu, gempa bumi dalam ialah gempa yang berada pada kedalaman lebih dari 300 kilometer dari permukaan laut. Sehingga tidak semua kejadian gempa bumi dapat dirasakan secara langsung oleh manusia.
"Pada periode ini tidak terdapat kejadian gempa bumi dirasakan," imbuhnya.
Baca Juga : Paripurna Penyampaian LKPJ Kepala Daerah 2025, PAD Situbondo Masih Bergantung Dana Transfer
Dijelaskan Ricko, kejadian gempa bumi terbanyak pada periode kali ini terekam pada tanggal 23 Maret 2026. Yakni dengan jumlah 33 kejadian gempa bumi. Sedangkan kejadian gempa bumi paling sedikit terekam pada tanggal 24 Maret 2026. Yaitu dengan jumlah 13 kejadian.
"Kejadian gempa bumi disebabkan oleh aktivitas pertemuan lempeng tektonik IndoAustralia dengan lempeng Eurasia serta aktivitas patahan lokal," pungkasnya.
Sebagaimana diketahui, Muhammadiyah menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah atau Hari Raya Idulfitri 2026 pada 20 Maret 2026. Sementara pemerintah menetapkan pada 21 Maret 2026.
Berdasarkan data BMKG, pada tanggal 20 Maret 2026 tersebut telah terjadi 30 gempa bumi. Sementara pada tanggal 21 Maret 2026 terjadi 25 gempa bumi.
