Aktivitas Gunung Slamet Meningkat, Suhu Kawah Tembus 460°C
Reporter
Binti Nikmatur
Editor
Nurlayla Ratri
23 - Apr - 2026, 05:52
JATIMTIMES - Aktivitas vulkanik Gunung Slamet di Jawa Tengah kembali menunjukkan peningkatan. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat lonjakan suhu kawah yang cukup mencolok dalam beberapa waktu terakhir.
Berdasarkan data pemantauan, suhu kawah yang semula berada di kisaran 280 derajat Celsius kini melonjak hingga mencapai 460 derajat Celsius. Kenaikan ini terjadi bertahap, dari 280 derajat, naik ke 418 derajat, hingga akhirnya menyentuh angka 460 derajat Celsius.
Tak hanya suhu, aktivitas kegempaan di gunung tertinggi di Jawa Tengah itu juga mengalami peningkatan. Gempa berfrekuensi rendah atau low frequency terdeteksi semakin sering terjadi.
Kondisi ini mengindikasikan adanya pergerakan magma dari dalam perut bumi menuju lapisan yang lebih dangkal.
“Kondisi ini menunjukkan adanya dinamika di dalam tubuh gunung api sehingga perlu kewaspadaan bersama,” ungkap Kepala PVMBG Priatin Hadi Wijaya, dikutip Antara, Kamis (23/4/2026).
Gunung Slamet diketahui berada di wilayah lima kabupaten, yakni Banyumas, Purbalingga, Pemalang, Tegal, dan Brebes. Karena itu, perkembangan aktivitasnya menjadi perhatian serius berbagai pihak.
Baca Juga : DPRD Kota Blitar Ajak Warga Bijak Sikapi Kenaikan BBM Non Subsidi, Jaga Stabilitas Ekonomi
Saat ini, status Gunung Slamet masih berada pada Level II atau Waspada. Namun, PVMBG membuka kemungkinan adanya evaluasi status jika aktivitas terus meningkat.
Sebelumnya, pada 4 April 2026, PVMBG telah memperluas radius aman di sekitar kawah puncak Gunung Slamet dari dua kilometer menjadi tiga kilometer. Kebijakan ini diambil sebagai langkah antisipasi atas peningkatan aktivitas vulkanik yang terjadi.
