Wali Kota Blitar, Dandim 0808 dan Forkopimda Resmikan Awal Pembangunan Jembatan Garuda, Perkuat Akses Warga Sentul

Reporter

Aunur Rofiq

Editor

A Yahya

09 - Jun - 2026, 11:27

Wali Kota Blitar H. Syauqul Muhibbin bersama Dandim 0808/Blitar Letkol Inf Virlani Arudyawan dan jajaran Forkopimda melakukan peletakan batu pertama pembangunan Jembatan Garuda di kawasan Jurang Sembot, Kelurahan Sentul, Selasa (9/6/2026). Pembangunan jembatan yang diinisiasi melalui sinergi Pemerintah Kota Blitar, TNI, dan masyarakat tersebut diharapkan memperkuat akses warga, khususnya pelajar dan petani, serta mendukung kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat setempat.(Foto: Aunur Rofiq/JatimTIMES)

JATIMTIMES – Komitmen Pemerintah Kota Blitar dalam memperkuat infrastruktur yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat kembali diwujudkan melalui pembangunan Jembatan Garuda di kawasan Jurang Sembot, Kelurahan Sentul. Selasa (9/6/2026), Wali Kota Blitar H. Syauqul Muhibbin bersama Dandim 0808/Blitar Letkol Inf Virlani Arudyawan dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan jembatan tersebut.

Kegiatan yang berlangsung di Jalan Sawunggaling Gang Kiai Jamal, Kelurahan Sentul itu menjadi momentum penting bagi masyarakat setempat. Pasalnya, jembatan sepanjang 10 meter yang selama ini masih berupa konstruksi sederhana dari kayu dan bambu telah lama dinantikan untuk dibangun lebih permanen. Keberadaannya sangat vital sebagai akses warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, mulai dari berangkat sekolah hingga menuju lahan pertanian.

Baca Juga : Tiket Konser BTS di Jakarta Resmi Dijual, Simak Jadwal Penjualan, Harga hingga Keuntungan Tiap Kategori

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Kota Blitar, Kepala Kejaksaan Negeri Blitar Romulus Haholongan, S.H., M.M., M.H., CPLA, Ketua Pengadilan Negeri Blitar Derman Parlungguan Nababan, S.H., M.H., jajaran perangkat daerah, unsur TNI, camat, lurah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga Kelurahan Sentul.

Ibin

Jembatan Garuda Jadi Urat Nadi Baru Warga

Dalam sambutannya, Wali Kota Blitar yang akrab disapa Mas Ibin menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Garuda bukan sekadar proyek fisik semata. Menurutnya, jembatan tersebut merupakan jawaban atas kebutuhan masyarakat yang selama ini menginginkan akses transportasi yang lebih aman dan representatif.

“Pembangunan jembatan ini bukan sekadar proyek semen dan beton. Jembatan ini merupakan urat nadi baru bagi masyarakat. Ini adalah jawaban atas aspirasi dan penantian panjang warga yang mendambakan akses transportasi yang aman, layak, dan representatif,” ujar Mas Ibin.

Ia menambahkan, Pemerintah Kota Blitar terus berkomitmen mempercepat pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat. Namun demikian, setiap pembangunan harus dilakukan dengan perencanaan yang matang serta mengedepankan kualitas konstruksi agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Pembangunan harus dilaksanakan dengan perencanaan yang matang, konstruksi yang berkualitas, dan tata kelola yang baik agar manfaatnya dapat dirasakan hingga bertahun-tahun ke depan,” katanya.

Mas Ibin juga menyampaikan apresiasi kepada Kodim 0808/Blitar yang menginisiasi pembangunan Jembatan Garuda. Menurutnya, sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi bukti nyata bahwa pembangunan dapat berjalan lebih cepat dan efektif ketika dilakukan secara gotong royong.

“Atas nama Pemerintah Kota Blitar dan seluruh masyarakat, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kodim 0808/Blitar yang telah membantu menghadirkan fasilitas yang sangat dibutuhkan warga. Ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat,” ungkapnya.

Ibin

Inisiasi TNI untuk Mempermudah Akses Pelajar dan Petani

Usai acara, Mas Ibin menjelaskan bahwa pembangunan jembatan tersebut berawal dari inisiatif Kodim 0808/Blitar yang melihat kebutuhan masyarakat terhadap akses penyeberangan yang lebih aman.

“Hari ini saya bersama teman-teman Forkopimda melakukan peletakan batu pertama pembangunan Jembatan Garuda. Pembangunan ini diinisiasi oleh teman-teman TNI melalui Pak Dandim. Jembatan ini nantinya akan membantu akses masyarakat yang selama ini melintasi kawasan Jurang Sembot untuk berangkat sekolah, menuju sawah, maupun menjalankan aktivitas sehari-hari,” jelasnya.

Ia menilai pembangunan tersebut memiliki nilai strategis karena menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Karena itu, Pemerintah Kota Blitar mendukung penuh pelaksanaan pembangunan hingga selesai dan dapat segera dimanfaatkan warga.

Baca Juga : Pemkot Surabaya Lanjutkan Penataan Ruang Basement Eks Hi-Tech Mal

“Kami atas nama Pemerintah Kota Blitar mengucapkan terima kasih kepada Kodim 0808/Blitar yang telah memfasilitasi pembangunan akses jembatan ini. Semoga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tambahnya. 

TNI

Gotong Royong TNI dan Warga, Target Rampung Dua Bulan

Sementara itu, Dandim 0808/Blitar Letkol Inf Virlani Arudyawan mengatakan pembangunan Jembatan Garuda akan dilaksanakan secara kolaboratif antara TNI dan masyarakat setempat. Semangat gotong royong menjadi salah satu kekuatan utama dalam proses pembangunan tersebut.

“Untuk teknisnya nanti kami dari TNI akan bekerja sama dengan masyarakat, khususnya warga Sentul. Pembangunan ini diperkirakan memakan waktu sekitar dua bulan,” ujarnya.

Menurut Virlani, pihaknya akan berupaya mempercepat proses pembangunan tanpa mengurangi kualitas pekerjaan agar jembatan dapat segera digunakan masyarakat.

“Kalau memungkinkan tentu akan kami percepat sehingga bisa segera dimanfaatkan oleh adik-adik yang berangkat sekolah maupun para petani yang beraktivitas di sekitar Sentul,” katanya.

Ia menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat dalam pembangunan jembatan menjadi simbol kuat kemanunggalan TNI dan rakyat yang selama ini menjadi salah satu fondasi pembangunan nasional.

“Gotong royong ini menunjukkan bahwa TNI dan rakyat itu manunggal. Ketika masyarakat dan TNI bekerja bersama, maka pembangunan yang dibutuhkan warga bisa segera diwujudkan,” tegasnya.

Keberadaan Jembatan Garuda diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah di Kelurahan Sentul sekaligus memperlancar mobilitas masyarakat. Selain memberikan rasa aman bagi pelajar yang setiap hari melintas, jembatan tersebut juga diharapkan mendukung aktivitas ekonomi warga, khususnya para petani yang mengandalkan akses tersebut untuk menuju lahan pertanian.

Pembangunan Jembatan Garuda menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, Forkopimda, dan masyarakat mampu menghadirkan solusi atas kebutuhan publik. Melalui semangat gotong royong yang terus dijaga, pembangunan infrastruktur tidak hanya menghadirkan sarana yang bermanfaat bagi warga, tetapi juga memperkuat kebersamaan dalam mewujudkan Kota Blitar yang Maju, Sehat, dan Sejahtera menuju Kota Masa Depan.