Unisba Blitar Bersinar di PEKSIMIDA Jatim 2026, Galen Raih Juara 2 Menyanyi Pop Putra

Reporter

Aunur Rofiq

Editor

A Yahya

22 - Jul - 2026, 02:39

Nayotama Galen Hersantiago, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Unisba Blitar, menunjukkan trofi dan piagam Juara 2 Tangkai Lomba Menyanyi Pop Putra PEKSIMIDA Jawa Timur 2026. Prestasi tersebut menjadi bukti daya saing mahasiswa Unisba Blitar dalam kompetisi seni tingkat regional.(Foto: Unisba Blitar)

JATIMTIMES – Universitas Islam Balitar (Unisba) Blitar kembali menorehkan prestasi di tingkat regional. Nayotama Galen Hersantiago, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), berhasil meraih Juara 2 Tangkai Lomba Menyanyi Pop Putra dalam Pekan Seni Mahasiswa Daerah (PEKSIMIDA) Jawa Timur 2026.

Prestasi itu diraih setelah Galen bersaing dengan 22 peserta dari berbagai perguruan tinggi di Jawa Timur. Kompetisi berlangsung di Universitas Brawijaya, Malang, pada 7–9 Juli 2026. Capaian tersebut membawa mahasiswa semester enam itu ke podium sekaligus mengharumkan nama Unisba Blitar di tengah persaingan antarkampus tingkat Jawa Timur.

Baca Juga : Daftar Juara Piala AFF Sepanjang Masa: Thailand Masih Dominan, Indonesia Berburu Gelar Perdana di Edisi 2026

Bagi Galen, keberhasilan tahun ini terasa istimewa. Ia pernah mengikuti ajang yang sama pada 2024, tetapi belum berhasil membawa pulang gelar. Dua tahun kemudian, pengalaman tersebut menjadi bekal untuk kembali berkompetisi dengan kesiapan lebih matang.

“Motivasi terbesar saya mewakili FKIP dalam kompetisi ini adalah ingin membawa nama baik fakultas dan Unisba Blitar. Saya ingin menunjukkan bahwa meskipun kampus kita berada di daerah, mahasiswa Unisba Blitar memiliki potensi dan keterampilan luar biasa untuk bersaing dan berdiri sejajar dengan kampus-kampus besar,” kata Galen.

Prestasi itu sekaligus menunjukkan pentingnya ruang pengembangan bakat mahasiswa di luar kegiatan akademik. Bagi Unisba Blitar, perguruan tinggi tidak hanya menjadi tempat membangun kompetensi akademik, tetapi juga ekosistem untuk mengembangkan kreativitas, kepercayaan diri, dan daya saing mahasiswa.

Persiapan Singkat, Dukungan Kampus Menguatkan

Di balik penampilannya, Galen hanya memiliki waktu persiapan kurang dari dua minggu karena padatnya jadwal perkuliahan. Dalam waktu terbatas itu, pemilihan lagu menjadi salah satu strategi penting untuk memaksimalkan karakter vokalnya.

Setelah berkonsultasi dengan pelatih vokal, Galen membawakan Sekali Ini Saja yang dipopulerkan Glenn Fredly serta Andaikan Kau Datang versi Andmesh Kamaleng. Kedua lagu tersebut dipilih karena dinilai paling sesuai dengan karakter suaranya.

Tantangan sempat muncul tiga hari menjelang kompetisi ketika beredar informasi mengenai kemungkinan perubahan aransemen lagu pilihan ke versi original. Namun, panitia akhirnya tetap menggunakan versi yang telah dipersiapkan. Galen pun dapat menjaga fokus hingga tampil maksimal di panggung.

Baca Juga : 14 Negara Ikut Terlibat dalam FHI 2026, Kemenpar dan Menekraf Sebut Indonesia Miliki Daya Saing Global

Keberhasilan tersebut juga ditopang dukungan kolektif lingkungan kampus. Galen menyampaikan apresiasi kepada dosen Program Studi PBI dan FKIP, Kabag Kemahasiswaan Luky Priyanto, Pembina PSM Dr. Andiwi Meifilina, rekan mahasiswa, serta keluarga yang terus memberikan dukungan. Pendampingan dari jajaran Wakil Rektor III selama perlombaan turut membantunya menjaga kesiapan dan konsentrasi.

“Dukungan dari kampus, dosen, teman-teman, dan keluarga menjadi energi besar bagi saya. Dukungan itu membuat saya lebih percaya diri untuk memberikan penampilan terbaik,” ujarnya.

Rangkaian PEKSIMIDA Jawa Timur 2026 ditutup dengan penyerahan penghargaan di Gedung Graha Sawunggaling, Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Hasil kompetisi tersebut membawa kebanggaan bagi sivitas akademika Unisba Blitar sekaligus menambah rekam prestasi mahasiswa di tingkat regional.

Galen berharap prestasi tersebut menjadi pijakan untuk terus mengembangkan kemampuan sekaligus menuntaskan studinya dengan baik. Ia juga mengajak mahasiswa Unisba Blitar untuk percaya pada potensi diri dan tidak minder ketika berhadapan dengan mahasiswa dari perguruan tinggi besar.

“Prestasi ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus mengembangkan kemampuan dan memberikan yang terbaik. Saya berharap teman-teman mahasiswa Unisba Blitar juga semakin percaya diri untuk menunjukkan potensi, berani mengambil peluang, dan terus mencetak prestasi di berbagai bidang hingga tingkat yang lebih tinggi,” pungkas Galen.