Menjamurnya Perdagangan Online Jadi Tanda-Tanda Kiamat? Begini Riwayat Rasulullah SAW | Probolinggo TIMES

Menjamurnya Perdagangan Online Jadi Tanda-Tanda Kiamat? Begini Riwayat Rasulullah SAW

Feb 02, 2021 08:01
Ilustrasi (Istimewa).
Ilustrasi (Istimewa).

MALANGTIMES - Perdagangan menjadi salah satu cara mencari rizki yang diajarkan dalam Islam. Rasulullah SAW pun selalu memberi contoh kepada umatnya untuk menjadi pedagang yang baik dan amanah. Sehingga, rizki yang didapatkan berlimpah dan selalu diiringi dengan keberkahan.

Dewasa ini, pertumbuhan perdagangan semakin menjamur. Tak sedikit yang memilih usaha berdagang. Terlebih dengan adanya internet yang semakin memudahkan untuk melakukan transaksi. Sehingga tak heran, kini sangat banyak bermunculan perdagangan secara online.

Baca Juga : Miris, Pengeluaran Penduduk Miskin di Kabupaten Malang Tak Lebih Rp 338 Ribu/Bulan

Lantas, seperti apa sebenarnya pesan Rasulullah SAW mengenai aktivitas berdagang?

Dilansir dari channel YouTube Islam Populer disebutkan jika berdagang menjadi salah satu cara mencari rizki dalam Islam. Harta menjadi salah satu penunjang beribadah, maka seluruh muslim diberi jalan untuk mencari rizki dalam tataran pas sebagai bekal beribadah.

Mengenai harta, dijelaskan jika pada masa Rasulullah SAW, kaum muslimin pernah hidup dalam kondisi sulit. Bahkan, rumah Rasulullah SAW selama berbulan-bulan tak pernah menyalakan api. Rasulullah SAW hanya memakan kurma dan meminum air putih.

Kala itu, Rasulullah SAW menyampaikan kepada para sahabat jika kondisi akan berubah. Di mana akan ada masa harta melimpah ruah. Disebutkan juga, jika melimpahnya harta menjadi salah satu tanda kiamat.

Abu Hurairah ra meriwayatkan, Rasulullah SAW bersabda, "Hari kiamat belum akan terjadi sampai kalian memiliki banyak harta. Bahkan sampai melimpah. Sehingga, pemilik harta harus mencari-cari siapa yang harus menerima zakat hartanya. Dan ketika seseorang dipanggil untuk diberi zakatnya, orang itu akan menjawab, 'Aku tidak membutuhkannya'," (HR. Bukhari dan Muslim).

Dalam riwayat lain, Rasulullah SAW menjelaskan jika salah satu tanda-tanda kiamat adalah melimpahnya harta yang didampingi dengan semakin banyaknya orang yang berdagang.

Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya, diantara tanda-tanda kiamat adalah melimpah ruahnya harta dan banyaknya perdagangan,".

Kini, perdagangan menjadi banyak dan semakin banyak yang berlomba-lomba mendapatkan harta. Mengenai kondisi itu, Rasulullah SAW menyampaikan jika beliau tak takut akan kondisi kefakiran umatnya. Melainkan merasa takut ketika dunia dibentangkan untuk kaum muslim, dan mereka hanya berlomba mendapatkan harta.

Rasulullah SAW bersabda, "Demi Allah, bukanlah kefakiran yang lebih aku takutkan menimpa kalian. Akan tetapi yang aku takutkan atas kalian jika dunia membentangkan kepada kalian sebagaimana telah dibentangkan kepada orang-orang sebelum kalian. Sehingga kalian berlomba-lomba sebagaimana mereka berlomba-lomba, dan (dunia) menghancurkan kalian sebagaimana (dunia) telah menghancurkan mereka," (HR. Muttafaq 'alaih).

Saat ini, menjamurnya perdagangan juga selalu melibatkan peran aktif sepasang suami dan istri. Keterlibatan istri yang ikut serta dalam berdagang itupun dijaleskan sebagai salah satu tanda dekatnya kiamat.

Baca Juga : Kisah Punden Sembojo: Penampakan Harimau dan Munculnya 2 Tombak

Sebagaimana riwayat Imam Ahmad dan Al-Hakim, dari Abdullah bin Mas'ud ra, Rasulullah SAW bersabda, "Menjelang tibanya hari kiamat, salam hanya diucapkan kepada orang-orang tertentu, dan banyaknya perdagangan hingga seorang wanita membantu suaminya dalam berdagang,".

Bisnis kini dibangun antara kerjasama suami dan istri. Lantas, apakah menjamurnya penjualan online juga menjadi salah satu pertanda kiamat sudah dekat?

Kehadiran internet pada dasarnya sangat membuka peluang untuk berdagang. Bisnis online banyak menjadi pilihan dan tak membutuhkan modal besar. Ternyata, fenomena menjamurnya berdagang dengan memanfaatkan layanan seperti internet sudah dijelaskan dalam sebuah riwayat.

Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya diantara tanda-tanda hari kiamat adalah kian melimpahnya harta, menjamurnya perniagaan, merebaknya kebodohan, orang yang melakukan jual-beli akan mengatakan 'aku tidak mau bertransaksi denganmu sampai aku bertanya terlebih dahulu kepada pedagang dari Bani Fulan. Dan ketika aku mencari seorang juru tulis dari sebuah daerah, ia tak dapat menemukannya," (HR. Nasai Al-Albanj).

Hadits tersebut menunjukkan jika pedagang memiliki agen dalam berdagang. Keberadaan internet salah satunya yang mungkin disebutkan sebagai agen yang memudahkan untuk berdagang. Sebagaimana dijelaskan Rasulullah SAW, maka merebaknya pedagang menjadi salah satu tanda dekatnya kiamat. Namun hanya Allah SWT yang Maha Mengetahui.

https://youtu.be/YUSERj9BoyY

 

Topik
tanda tanda kiamat dalam islam Tanda Tanda Kiamat cara berdagang Rasulullah SAW cara berdagang nabi muhammad cara berdagang yang baik berdagang dalam ajaran islam hukum berdagang online

Berita Lainnya