JATIMTIMES - Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Bondowoso pada Rabu, (25/2/2026). Wagub Emil meninjau kondisi jembatan yang ambles dan memutus jalur utama penghubung Bondowoso - Jember.
Jembatan tersebut mengalami kerusakan beberapa hari lalu hingga tidak bisa dilalui kendaraan. Akibatnya, arus transportasi dua kabupaten tersebut ditutup dan diganti dengan jalur alternatif.
Baca Juga : Kala 300 Ribu Orang Menggali Kolam untuk Amangkurat I
Wagub Emil menegaskan bahwa pembangunan jembatan baru tidak akan menunggu hingga April sebagaimana yang sempat ramai diperbincangkan. Ia menyebut, atas arahan Gubernur Jawa Timur, proses pengerjaan akan dipercepat dan ditargetkan sudah dapat dimulai pada bulan Ramadan.
“Bisa dimulai lebih awal, insyaallah saat Ramadan sudah berjalan,” ujarnya.
Semula, pengerjaan fisik direncanakan paling cepat dimulai pada April. Namun karena kondisi yang mendesak serta akses yang harus ditutup sepenuhnya, Pemerintah Provinsi Jawa Timur memutuskan untuk mempercepat realisasinya.
Emil juga menjelaskan bahwa opsi pembangunan jembatan sementara di sekitar lokasi tidak memungkinkan untuk dilakukan. Pasalnya, jembatan baru nantinya akan diperlebar dari ukuran semula, sehingga tidak tersedia ruang untuk mendirikan jembatan darurat di sampingnya.
Selain itu, bentang sungai di lokasi tersebut mencapai hampir 50 meter. Kondisi ini dinilai berisiko tinggi apabila dipaksakan membangun jembatan sementara berbahan bambu.
Baca Juga : Menko Zulhas Kunjungi CV. Telur Intan Tumpang, Tegaskan Ayam dan Telur akan Terserap untuk Program MBG
“Bentang sungainya hampir 50 meter, sangat berisiko kalau dibuat jembatan bambu,” jelasnya.
Sebagai langkah penanganan dampak, Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga akan membantu Pemerintah Kabupaten Bondowoso dalam memperbaiki sejumlah jalur alternatif. Perbaikan ini difokuskan pada ruas jalan berlubang yang dikeluhkan masyarakat agar mobilitas tetap dapat berjalan selama proses pembangunan jembatan berlangsung.
