Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Cap Go Meh 3 Maret 2026 Apakah Libur? Cek Fakta Tanggal Merah dan Maknanya di Indonesia

Penulis : Mutmainah J - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

02 - Mar - 2026, 11:56

Placeholder
Ilustrasi perayaan Cap Go Meh. (Foto: iStock)

JATIMTIMES - Perayaan Cap Go Meh selalu menjadi momen yang dinantikan setelah Tahun Baru Imlek. Tradisi ini menandai hari ke-15 sekaligus penutup rangkaian perayaan tahun baru dalam kalender lunar Tionghoa. Pada tahun 2026, Cap Go Meh 2577 Kongzili jatuh pada Selasa, 3 Maret 2026.

Banyak masyarakat yang kemudian bertanya, apakah Cap Go Meh 3 Maret 2026 termasuk tanggal merah atau hari libur nasional?

Baca Juga : Tren Fesyen Lebaran 2026: Quiet Luxury dan Baju Bini Orang Jadi Primadona

Apakah Cap Go Meh 3 Maret 2026 Libur Nasional?

Mengacu pada Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2026, tanggal 3 Maret 2026 tidak ditetapkan sebagai hari libur nasional maupun cuti bersama. Artinya, aktivitas perkantoran, sekolah, perbankan, dan layanan publik tetap berjalan normal seperti biasa.

Dalam daftar resmi pemerintah, hari besar masyarakat Tionghoa yang masuk kalender libur nasional tahun 2026 adalah Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang jatuh pada 16 Februari 2026, dengan cuti bersama pada 17 Februari 2026. Sementara itu, Cap Go Meh tidak termasuk dalam daftar tanggal merah.

Apa Itu Cap Go Meh?

Secara harfiah, Cap Go Meh berasal dari dialek Hokkien yang berarti “malam ke-15”. Perayaan ini dirayakan tepat 15 hari setelah Imlek dan bertepatan dengan bulan purnama pertama di tahun baru lunar.

Dalam tradisi Tionghoa, Cap Go Meh memiliki makna sebagai penutup perayaan sekaligus simbol harapan, doa, dan keberuntungan di tahun yang baru. Pada hari ini, keluarga biasanya berkumpul, berdoa bersama, serta menyantap hidangan khas seperti lontong Cap Go Meh di Indonesia.

Tradisi Cap Go Meh di Berbagai Daerah

Walaupun bukan hari libur nasional, Cap Go Meh tetap dirayakan secara meriah di sejumlah daerah di Indonesia yang memiliki komunitas Tionghoa cukup besar.

Beberapa kota yang terkenal dengan perayaan Cap Go Meh antara lain:

• Singkawang, Kalimantan Barat, yang dikenal dengan festival Tatung dan kirab budaya besar-besaran.

• Pontianak, yang juga menggelar pawai dan atraksi budaya.

Sejumlah kota besar seperti Jakarta, Semarang, dan Surabaya yang menghadirkan pertunjukan barongsai serta festival lampion.

Perayaan ini bukan hanya menjadi momen keagamaan, tetapi juga daya tarik wisata budaya yang mampu menarik ribuan pengunjung setiap tahunnya.

Baca Juga : Tren Fesyen Lebaran 2026: Quiet Luxury dan Baju Bini Orang Jadi Primadona

Mengapa Cap Go Meh Tidak Dijadikan Libur Nasional?

Di Indonesia, penetapan hari libur nasional ditentukan melalui keputusan pemerintah yang mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk kalender keagamaan resmi. Saat ini, yang ditetapkan sebagai hari libur nasional untuk perayaan Tionghoa adalah Tahun Baru Imlek.

Meski Cap Go Meh memiliki nilai budaya dan religius yang penting, statusnya belum ditetapkan sebagai hari libur nasional. Namun, di beberapa daerah tertentu, pemerintah daerah atau instansi tertentu bisa saja memberikan kebijakan khusus, tergantung kebutuhan dan kebijakan setempat.

Walaupun 3 Maret 2026 bukan tanggal merah, Cap Go Meh tetap menjadi bagian penting dari kekayaan budaya Indonesia. Tradisi ini mencerminkan keberagaman, toleransi, dan semangat kebersamaan di tengah masyarakat multikultural.

Bagi Anda yang sudah merencanakan aktivitas pada tanggal tersebut, tidak perlu khawatir soal jadwal kerja atau sekolah karena Cap Go Meh 2026 bukan hari libur nasional. Namun, tidak ada salahnya tetap ikut meramaikan suasana atau sekadar menikmati ragam budaya yang ditampilkan dalam perayaan tersebut.

Jadi, sudah jelas ya Cap Go Meh 3 Maret 2026 bukan tanggal merah. Meski begitu, maknanya tetap besar bagi masyarakat yang merayakannya.


Topik

Peristiwa cap go meh hari libur libur nasional



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Probolinggo Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mutmainah J

Editor

Sri Kurnia Mahiruni