JATIMTIMES – Wangi khas bunga sedap malam semerbak di Pasar Induk Among Tani Kota Batu seiring mendekati Hari Raya Idulfitri. Sudah menjadi tradisi, permintaan bunga potong untuk hiasan ruangan maupun keperluan ziarah (nyekar) merangkak naik, yang diikuti dengan kenaikan harga yang cukup signifikan.
Irgi, salah seorang pedagang bunga di Pasar Induk Among Tani, mengungkapkan bahwa kenaikan harga bunga musiman ini sangat bergantung pada ketersediaan stok di tingkat pengepul. Jika barang mulai langka sementara permintaan memuncak, harga bisa melambung hingga lima kali lipat.
Baca Juga : Diskon Tarif Tol 30 Persen Saat Arus Balik Lebaran 2026, Cek Jadwal dan Ruas Tol yang Berlaku
"Sekarang harga satu ikat isi 10 batang masih di kisaran Rp 22 ribu hingga Rp 25 ribu. Tapi kalau sudah mepet hari raya, harganya bisa sampai Rp 60 ribu hingga Rp 70 ribu per ikat," ujar Irgi saat ditemui di lapaknya.
Menurut Tutik, bunga sedap malam memiliki dua fungsi utama bagi pelanggan setianya. Untuk yang batangan, biasanya diburu warga untuk mengharumkan dan mempercantik sudut ruangan saat lebaran.
Sementara untuk keperluan nyekar, biasanya pelanggan mencari rangkaian sedap malam yang dipadukan dengan kenanga, mawar, dan pandan rajang.
"Kebutuhan untuk nyekar biasanya meningkat sepekan sebelum lebaran. Selain itu, setelah lebaran juga banyak orang yang menggelar pernikahan, jadi permintaan memang tinggi," imbuhnya.
Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, ia mendapatkan pasokan rutin setiap hari dari berbagai daerah seperti Bangil dan Lawang. Meskipun harga diprediksi akan terus merangkak naik hingga malam takbiran, dirinya tetap optimistis stok akan terus tersedia untuk melayani kebutuhan warga Batu dan wisatawan yang ingin merayakan Lebaran dengan tradisi harum bunga sedap malam.
Baca Juga : Hukum Merayakan Lebaran Ketupat dalam Islam, Tradisi Jawa yang Sarat Makna Silaturahmi
Namun, fluktuasi harga jenis lain seperti bunga mawar juga tak terhindarkan. Jika stok menipis, satu bunga mawar bisa menyentuh harga mulai dari Rp 2.000 per biji.
"Sama seperti cabai, harga bunga ini sangat tergantung musim dan kiriman. Kalau barang melimpah ya murah, tapi kalau barang sedikit seperti sekarang, harganya mulai naik," jelas dia.
