JATIMTIMES - Pelabuhan Jangkar di Kabupaten Situbondo diproyeksikan menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah Tapal Kuda, Jawa Timur. Pengembangan pelabuhan tersebut dinilai strategis karena menjadi penghubung utama jalur transportasi laut antara Pulau Jawa dengan sejumlah pulau di wilayah Sumenep, Madura.
Perhatian terhadap pengembangan pelabuhan ini juga terlihat saat Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, secara langsung melepas ribuan pemudik dalam program mudik gratis di Pelabuhan Jangkar, Minggu (15/3/2026). Program tersebut ditujukan khusus bagi masyarakat kepulauan yang hendak pulang ke kampung halaman menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
Baca Juga : Diskon Tarif Tol 30 Persen Saat Arus Balik Lebaran 2026, Cek Jadwal dan Ruas Tol yang Berlaku
Ribuan warga tampak memadati area pelabuhan sejak pagi hari untuk mengikuti program tersebut. Mereka akan diberangkatkan menuju beberapa pulau tujuan menggunakan kapal penyeberangan yang telah disiapkan pemerintah.
Dalam program mudik gratis ini, pemerintah menyediakan layanan penyeberangan menuju pulau-pulau seperti Pulau Raas dan Pulau Sapudi. Selain penumpang, kendaraan roda dua milik para pemudik juga ikut diangkut menggunakan kapal penyeberangan.
Gubernur Khofifah menegaskan bahwa program mudik gratis ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat kepulauan yang selama ini sangat bergantung pada transportasi laut.
“Program mudik gratis ini adalah wujud nyata kepedulian pemerintah kepada masyarakat kepulauan agar mereka bisa pulang ke kampung halaman dengan aman, nyaman, dan tanpa terbebani biaya transportasi yang tinggi,” ujar Khofifah saat melepas keberangkatan pemudik di Pelabuhan Jangkar.
Ia juga menambahkan bahwa program ini tidak hanya membantu masyarakat, tetapi juga menjadi upaya pemerintah untuk mengurangi kepadatan penumpang pada masa arus mudik Lebaran.
“Kami ingin memastikan masyarakat kepulauan mendapatkan akses transportasi yang layak, terutama pada momentum penting seperti mudik Lebaran,” tambahnya.
Baca Juga : Mau Mudik Jakarta–Surabaya Lewat Tol? Ini Estimasi Tarif dan Saldo E-Toll yang Harus Disiapkan
Di sisi lain, keberadaan Pelabuhan Jangkar dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai pusat kegiatan ekonomi baru di Situbondo. Letaknya yang strategis menjadikan pelabuhan ini sebagai simpul penting bagi aktivitas perdagangan, distribusi logistik, hingga pengembangan sektor pariwisata.
Pemerintah daerah bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur pun mulai mendorong peningkatan infrastruktur di kawasan pelabuhan tersebut. Pengembangan fasilitas pelabuhan serta peningkatan akses transportasi menuju kawasan pelabuhan diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Dengan pengembangan yang terus dilakukan, Pelabuhan Jangkar diharapkan tidak hanya menjadi pintu gerbang transportasi laut bagi masyarakat kepulauan, tetapi juga berkembang menjadi pusat ekonomi baru yang mampu menggerakkan roda perekonomian di Kabupaten Situbondo dan kawasan sekitarnya.
