Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Sri Untari DPRD Jatim Tutup Pelatihan Kerja Berbasis Kompetensi, Dorong Calon Pekerja Manfaatkan Soft Skill

Penulis : Tubagus Achmad - Editor : A Yahya

25 - May - 2026, 19:50

Placeholder
Ketua Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur Sri Untari Bisowarno (tengah) bersama para peserta pelatihan kerja berbasis kompetensi budidaya jamur di UPT Balai Latihan Kerja (BLK) Wonojati, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Senin (25/5/2026). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Ketua Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur Sri Untari Bisowarno menutup kegiatan pelatihan kerja berbasis kompetensi di bidang budidaya jamur serta pelatihan housekeeper untuk para Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) di UPT Balai Latihan Kerja (BLK) Wonojati, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.

Perempuan yang akrab disapa Untari ini menyampaikan, bahwa kegiatan pelatihan kerja berbasis kompetensi budidaya jamur dan housekeeper untuk para CPMI masing-masing diikuti oleh 16 orang. Sehingga total peserta sebanyak 32 orang.

Baca Juga : Dinas Tanaman Pangan Kabupaten Malang Kembangkan Tiga Varietas Padi untuk Sukseskan Ketahanan Pangan Nasional

"Jadi ini salah satu pokok-pokok pikiran saya dari aspirasi warga saya masukkan di dalam pokir pelatihan budidaya jamur. Kemudian kalau yang pelatihan houskeeper CPMI ini merupakan program kerja dari Dinas Tenaga Kerja," ungkap Untari kepada JatimTIMES.com, Senin (25/5/2026).

Politisi PDI Perjuangan itu menjelaskan, untuk kegiatan pelatihan kerja berbasis kompetensi budidaya jamur yang diikuti oleh 16 orang dari wilayah Desa Sitirejo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang ini berlangsung sekitar 18 hari di UPT BLK Wonojati.

"Semua peserta mendapatkan ilmu secara teori maupun praktik dengan narasumber yang berkompeten. Nantinya semua peserta akan kita ajak gabung ke koperasi dan kita berikan bantuan usaha," tutur Untari.

CPMI di UPT BLK Wonojati.

Selanjutnya, untuk peserta pelatihan kerja housekeeper yang akan menjadi CPMI juga mendapatkan berbagai materi secara teori maupun praktik selama 40 hari di UPT BLK Wonojati dengan menghadirkan berbagai narasumber berkompeten.

"Ini mereka calon housekeeper yang akan berangkat ke Malaysia, Singapura dan Hongkong mereka sudah siap, sangat tangguh dan betul-betul menjadi CPMI yang terdidik," jelas Untari.

Lebih lanjut, pihaknya juga mengapresiasi antusiasme para peserta yang telah mengikuti pelatihan kerja berbasis kompetensi. Di mana masing-masing peserta yang telah menuntaskan serangkaian kegiatan pelatihan kerja berbasis kompetensi sampai selesai mendapatkan sertifikat yang bisa digunakan untuk melamar kerja maupun membuka usaha.

Baca Juga : Pastikan Optimalisasi Layanan Berjalan Baik, Bupati Jember Tinjau MPP Mini Jombang

"Kami berharap para peserta bisa menggunakan ilmunya dengan sebaik mungkin dan kegiatan-kegiatan seperti pelatihan kerja berbasis kompetensi ini dapat mengurangi tingkat pengangguran terbuka," pungkas Untari.


Topik

Pemerintahan sri untari bisowarno pdi perjuangan blk wnojati pelatihan pekerja



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Probolinggo Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Tubagus Achmad

Editor

A Yahya