JATIMTIMES - KH Maimoen Zubair atau yang akrab disapa Mbah Moen dikenal sebagai salah satu ulama kharismatik Indonesia. Pengasuh Ponpes Al Anwar Sarang, Rembang, sekaligus Mustasyar PBNU itu semasa hidupnya kerap menyampaikan nasihat sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari umat Islam.
Salah satu amalan yang pernah dianjurkan Mbah Moen adalah memperbanyak istighfar dan doa setelah salat Subuh. Menurut Mbah Moen, amalan tersebut bisa menjadi wasilah untuk memohon kemudahan dalam berbagai urusan hidup, mulai dari rezeki, jodoh, pekerjaan, hingga persoalan utang.
Baca Juga : Kalender Jawa Weton Senin Kliwon 22 Juni 2026: Hindari Beraktivitas ke Arah Selatan
Dalam sebuah nasihat yang banyak beredar di kalangan santri dan jemaah, Mbah Moen menyampaikan:
"Setelah salat subuh, bacalah 70 x. insyaallah semua hajadmu, rezekimu, jodohmu, hutangmu, kariermu, semuanya akan dimudahkan. Adpaun do'a nya sebagai berikut:"
Doa yang dimaksud adalah:
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي وَتُبْ عَلَيَّ إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ
Latin:Allahummaghfirli wa tub alayya innaka antat tawwabur rahim.
Artinya: "Ya Allah, ampunilah aku dan terimalah tobatku. Sesungguhnya Engkau Maha Penerima Tobat lagi Maha Penyayang."
Selain diamalkan setelah salat Subuh, doa tersebut juga dikenal sebagai salah satu bacaan yang dianjurkan setelah salat Duha.
Salat Duha sendiri merupakan salat sunah yang dikerjakan pada waktu pagi hingga menjelang Zuhur. Jumlah rakaatnya minimal dua rakaat dan dapat dikerjakan hingga 12 rakaat.
Dalam sejumlah riwayat, Rasulullah SAW juga disebut memperbanyak bacaan istighfar dan doa tersebut setelah melaksanakan salat Duha.
Diriwayatkan dari Aisyah RA:
صَلَّى رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم الضُّحَى ثُمَّ قَالَ: اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي، وَتُبْ عَلَيَّ، إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ، حَتَّى قَالَهَا مِئَةَ مَرَّةٍ
Artinya: "Rasulullah SAW melaksanakan salat Duha, kemudian beliau mengucapkan: Allahummaghfirli wa tub 'alayya innaka antat tawwabur rahimu (Ya Allah, ampuni dosa saya dan terimalah taubat saya. Sesungguhnya Engkau Maha Penerima Tobat dan Maha Pengampun), hingga 100 kali."
Baca Juga : 6 Zodiak Paling Beruntung pada 22 Juni 2026, Capricorn hingga Virgo Diprediksi Dapat Energi Positif
Adapun dzikir ini berisi permohonan ampun, rahmat, dan penerimaan tobat kepada Allah SWT. Karena itu, banyak ulama menganjurkan untuk membacanya secara rutin sebagai bentuk penghambaan sekaligus ikhtiar memperbaiki diri.
Dalam buku Sholat Dhuha Dulu, Yuk! karya Imron Mustofa dijelaskan bahwa makna doa tersebut adalah permohonan agar Allah mengampuni dosa-dosa hamba dan menerima tobatnya.
Sementara dalam buku Ensiklopedia Al-Quran dan Hadits Per Tema Bagian 4 dalam Islam karya M. Yusni Amru Ghazali dan tim, disebutkan hadis dari Ibnu Umar RA yang menceritakan kebiasaan Rasulullah SAW memperbanyak istighfar.
"Suatu ketika aku pernah duduk di dekat Nabi SAW, lalu aku mendengar beliau mengucapkan istighfar seratus kali. Kemudian beliau berdoa: 'Allahummaghfirli warhamni watub 'alayya innaka antat tauwaaburrahim' atau 'Innaka tawwaabun ghafuur' yang artinya 'Ya Allah, ampunilah dosaku dan kasihanilah aku, serta terimalah tobatku. Sesungguhnya Engkau adalah Zat yang Maha Menerima taubat dan Maha Pengasih'. Atau, 'Sesungguhnya Engkau adalah Zat Yang Maha Menerima taubat dan Maha Mengampuni'." (HR Ahmad).
Selain menggunakan lafal Allahummaghfirli, sebagian ulama juga menjelaskan bahwa bacaan tersebut dapat dibaca dengan lafal Rabbighfirli tanpa mengubah makna utamanya.
رَبِّ اغْفِرْ لِي وَتُبْ عَلَيَّ إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ
Artinya: "Tuhanku, ampunilah aku dan terimalah tobatku. Sungguh Engkau Maha Penerima Tobat lagi Maha Penyayang."
Demikian amalan ijazah dari Mbah Moen yang diyakini dapat melancarkan hajat hidup, mulai dari rezeki, karier hingga jodoh. Semoga bermanfaat ya.
