Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Hukum dan Kriminalitas

Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terjaring OTT KPK, Ini Profilnya

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Yunan Helmy

21 - Aug - 2026, 10:03

Placeholder
Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Akhmad Sodiq. (Foto: laman resmi Unsoed)

JATIMTIMES - Nama Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Prof Dr Ir Akhmad Sodiq MSc Agr IPU ASEAN Eng menjadi sorotan setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap jajaran rektorat Unsoed.

Ketua KPK Setyo Budiyanto membenarkan Akhmad Sodiq menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam OTT tersebut.

Baca Juga : Detik-Detik Pelaku Penusukan Mahasiswa di Malang Kabur hingga Ditangkap Polisi

Selain rektor, KPK juga menangkap Wakil Rektor Bidang Akademik Unsoed Prof Noor Farid dan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Unsoed Prof Norman Arie Prayogo. "Ada rektor juga," kata Setyo, Jumat (21/8/2026).

Setyo juga belum memberikan informasi lebih lanjut mengenai pihak lain dari jajaran pimpinan Unsoed yang turut dibawa dalam operasi senyap tersebut.

Ketika ditanya mengenai Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Unsoed Prof Kuat Puji Prayitno serta Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Humas Unsoed Prof Waluyo Handoko, Setyo mengaku belum memperoleh pembaruan. "Detail pihak yang dibawa ke Jakarta, saya belum update," ujarnya.

KPK selanjutnya memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang diamankan dalam OTT tersebut sesuai ketentuan KUHAP.

Siapa Akhmad Sodiq?

Akhmad Sodiq merupakan rektor Unsoed yang mulai menjalankan tugasnya pada 18 Mei 2022. Berdasarkan profil yang dimuat laman resmi Unsoed, ia lahir pada 28 Januari 1969 dan kini berusia 57 tahun.

Ia memiliki latar belakang akademik di bidang peternakan dan animal science. Pendidikan sarjananya ditempuh di Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman.

Setelah menyelesaikan pendidikan S1, Akhmad Sodiq melanjutkan studi ke Jerman. Ia meraih gelar S2 dari George-August University pada bidang animal science. Kemudian dia menyelesaikan pendidikan doktoral di Kassel University, juga dalam bidang animal science.

Riwayat pendidikan Akhmad Sodiq:
• S1 Peternakan, Universitas Jenderal Soedirman
• S2 Animal Science, George-August University
• S3 Animal Science, Kassel University

Sebelum menduduki posisi rektor, Akhmad Sodiq dikenal sebagai akademisi di lingkungan Unsoed. Ia tercatat beberapa kali mendapatkan penghargaan atas prestasi di bidang pendidikan, penelitian maupun pengabdian kepada masyarakat.

Sejumlah penghargaan yang pernah diterimanya antara lain Piagam Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya XX Tahun 2017 dan Unsoed Award Bidang Pengabdian kepada Masyarakat.

Ia juga pernah menjadi Dosen Berprestasi I Fakultas Peternakan Unsoed pada 2006 dan 2009. Selain itu, Akhmad Sodiq tercatat sebagai Dosen Berprestasi III Universitas Jenderal Soedirman pada 2006 dan Dosen Berprestasi II Unsoed pada 2009.

Penghargaan lainnya yakni Dosen Berprestasi Bidang Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Peternakan Unsoed.

Di luar kegiatan akademik, Akhmad Sodiq juga tercatat memiliki pengalaman dalam sejumlah organisasi profesi dan kemasyarakatan.

Ia pernah menjadi Dewan Pengawas DPW Ikatan Sarjana Peternakan Indonesia (ISPI) Jawa Tengah serta ketua cabang ISPI Jawa Tengah 2.

Baca Juga : UIN Maliki Malang Jadi Piloting Penguatan Integritas, Prof Ilfi Tekankan Pencegahan Korupsi dari Dalam Kampus

Selain itu, ia tercatat sebagai Dewan Pakar HPDKI I (Himpunan Peternak Domba Kambing Indonesia), Dewan Pembina Asosiasi Sarjana Membangun Desa Jawa Tengah dan Dewan Pembina Keluarga Alumni Fakultas Peternakan Unsoed.

Dalam organisasi kemasyarakatan, Akhmad Sodiq juga tercatat sebagai a'wan PCNU Kabupaten Banyumas serta Dewan Kehormatan Pergunu  Kabupaten Banyumas.

Sebelum namanya muncul dalam OTT KPK, Akhmad Sodiq juga pernah memberikan penjelasan mengenai polemik pengiriman mahasiswa Unsoed dalam agenda kunjungan kerja wakil presiden.

Saat itu, Sodiq menjelaskan bahwa pengiriman delegasi mahasiswa bukan merupakan keputusan sepihak dari kampus.

Menurut dia, Unsoed hanya menindaklanjuti surat resmi dari sekretaris jenderal yang meminta perguruan tinggi mengirimkan perwakilan mahasiswa untuk mengikuti agenda kunjungan kerja wakil presiden.

Mahasiswa yang kemudian ditunjuk sebagai delegasi adalah Rapid Bena Matin. Ia merupakan mahasiswa Fakultas Hukum angkatan 2023 sekaligus Duta Kampus Unsoed 2026. Pihak kampus menyebut Rapid dipilih untuk mewakili institusi dalam agenda kenegaraan tersebut.

OTT KPK Ke-19 pada 2026

OTT terhadap jajaran Unsoed menjadi operasi tangkap tangan ke-19 yang dilakukan KPK sepanjang 2026 berdasarkan urutan yang disebutkan dalam materi tersebut.

Sebelumnya, KPK menggelar OTT pertama pada Januari 2026 dengan mengamankan delapan orang terkait dugaan suap pemeriksaan pajak di lingkungan Kantor Pelayanan Pajak Madya Jakarta Utara.

Operasi tangkap tangan kemudian berlanjut dengan sejumlah kepala daerah dan pejabat lainnya. Di antaranya Wali Kota Madiun Maidi, Bupati Pati Sudewo, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari, Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, hingga Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo.

Pada Juni, KPK juga melakukan sejumlah OTT yang melibatkan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim, Bupati Muara Enim Edison, serta sejumlah pihak lainnya.

Memasuki Juli 2026, operasi tangkap tangan KPK kembali menyasar sejumlah kepala daerah, antara lain Bupati Langkat Syah Afandin alias Ondim, Bupati Sukoharjo Etik Suryani, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini dan Bupati Pemalang Anom Widiyantoro.


Topik

Hukum dan Kriminalitas Rektor Unsoed OTT KPK Universitas Jenderal Soedirman suap penerimaan mahasiswa baru



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Probolinggo Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Yunan Helmy

Hukum dan Kriminalitas

Artikel terkait di Hukum dan Kriminalitas