Panduan Lengkap Salat Idulfitri 2026: Niat, Bacaan, Tata Cara hingga Doa

Reporter

Mutmainah J

Editor

Dede Nana

20 - Mar - 2026, 11:32

Ilustrasi salat idulfitri. (Foto: iStock)

JATIMTIMES - Hari Raya Idulfitri merupakan momen yang sangat dinantikan oleh umat Islam setelah menjalani ibadah puasa selama satu bulan penuh di bulan Ramadan. Pada hari kemenangan ini, salah satu ibadah yang sangat dianjurkan untuk dilaksanakan adalah salat IdulFitri secara berjamaah.

Salat Idulfitri memiliki tata cara yang sedikit berbeda dibandingkan salat pada umumnya. Perbedaan tersebut terletak pada jumlah takbir tambahan, bacaan yang dianjurkan, hingga rangkaian khutbah setelah salat. Karena itu, memahami panduan pelaksanaannya penting agar ibadah dapat dilakukan dengan lebih khusyuk dan sesuai dengan tuntunan syariat.

Baca Juga : Lebaran Enaknya Liburan ke Mana? Ini Rekomendasi Destinasi Wisata yang Bisa Dikunjungi

Dihimpum dari laman NU Online dan beberapa sumber lainnya, berikut panduan lengkap salat Idulfitri, mulai dari niat, bacaan, tata cara hingga doa setelah salat.

Niat Salat Idulfitri

Berikut bacaan niat salat Idulfitri yang dapat dibaca oleh imam maupun makmum.

Niat Salat Idulfitri sebagai Imam

أُصَلِّى سُنَّةً لِعِيْدِ الْفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ إِمَامًا لِلَّهِ تَعَالَى

Arab Latin:

Ushallii sunnatan li'iidil fithri rak'ataini mustaqbilal qiblati imaaman lillaahi ta'aalaa.

Artinya:

“Saya niat salat sunah Idul Fitri dua rakaat menghadap kiblat sebagai imam karena Allah Ta’ala.”

Niat Salat Idulfitri sebagai Makmum

أُصَلِّى سُنَّةً لِعِيْدِ الْفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُوْمًا لِلَّهِ تَعَالَى

Arab Latin:

Ushallii sunnatan li'iidil fithri rak'ataini mustaqbilal qiblati ma’muuman lillaahi ta'aalaa.

Artinya:

“Saya niat salat sunah Idulfitri dua rakaat menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah Ta’ala.”

Bacaan Surat yang Dianjurkan saat Salat Idulfitri

Salat Idulfitri dilaksanakan sebanyak dua rakaat. Setelah membaca Surah Al-Fatihah, imam biasanya membaca surat tertentu yang dianjurkan dalam hadis.

Surat yang sering dianjurkan untuk dibaca adalah:

• Rakaat pertama: Surah Qaf atau Surah Al-A'la

• Rakaat kedua: Surah Al-Qamar atau Surah Al-Ghasyiyah

Namun demikian, membaca surat lain dari Al-Qur’an tetap diperbolehkan.

Tata Cara Salat Idulfitri

Berikut urutan pelaksanaan salat Idulfitri secara umum:

1. Ketika imam telah hadir di tempat salat, bilal atau muraqqi memberikan aba-aba dengan seruan:

“Shalluu sunnatan li’iidil fithri rak’ataini jaami’atan rahimakumullah.”

2. Imam berdiri di tempat memimpin salat, kemudian jamaah bersiap mengikuti salat.

3. Salat dimulai dengan niat dan takbiratul ihram, lalu dilanjutkan membaca doa iftitah.

4. Setelah itu dilakukan takbir tambahan:

• Rakaat pertama: 7 kali takbir

• Rakaat kedua: 5 kali takbir

5. Di antara takbir dianjurkan membaca tasbih berikut:

سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ

Arab Latin:

Subhanallah walhamdulillah wa laa ilaaha illallaahu wallaahu akbar.

Artinya:

“Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tidak ada Tuhan selain Allah dan Allah Maha Besar.”

Atau dapat juga membaca:

Baca Juga : Cara Membuat Stiker atau Twibbon Lebaran 2026 di ChatGPT, Cocok Dibagikan untuk Jelang Hari Raya

اللهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ كَثِيرًا، وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيلًا

Arab Latin:

Allahu akbar kabiiraa, walhamdu lillaahi katsiiraa, wa subhaanallaahi bukratan wa ashiilaa.

6. Setelah takbir terakhir, dilanjutkan membaca ta’awudz, kemudian Surah Al-Fatihah dan surat pilihan.

7. Salat kemudian dilanjutkan seperti salat pada umumnya, yaitu:

• Rukuk

• I’tidal

• Sujud

• Duduk di antara dua sujud

• Sujud kedua

8. Setelah rakaat kedua selesai, salat ditutup dengan salam.

Khutbah Setelah Salat Idulfitri

Setelah salat Idulfitri selesai, jamaah dianjurkan tetap berada di tempat untuk mendengarkan khutbah.

Khutbah Idulfitri dilaksanakan dua kali khutbah yang dipisahkan dengan duduk sebentar di antara keduanya.

Hal ini sebagaimana disebutkan dalam riwayat berikut:

السُّنَّةُ أَنْ يَخْطُبَ الْإِمَامُ فِي الْعِيدَيْنِ خُطْبَتَيْنِ يَفْصِلُ بَيْنَهُمَا بِجُلُوسٍ

Artinya:

“Sunahnya seorang imam berkhutbah pada dua hari raya dengan dua khutbah yang dipisahkan dengan duduk.” (HR. Asy-Syafi’i)

Pada khutbah pertama, khatib biasanya memulai dengan takbir sebanyak sembilan kali, sedangkan khutbah kedua dibuka dengan takbir tujuh kali.

Waktu Pelaksanaan Salat Idulfitri

Salat Idulfitri dilaksanakan pada 1 Syawal, yaitu setelah matahari terbit hingga sebelum waktu zuhur.

Waktu yang paling utama untuk melaksanakannya adalah ketika matahari sudah naik kira-kira setinggi satu tombak dari ufuk.

Berbeda dengan salat Idul Adha yang dianjurkan lebih awal, salat Idulfitri biasanya dilaksanakan sedikit lebih lambat. Tujuannya agar umat Islam memiliki waktu untuk menunaikan zakat fitrah sebelum salat dilaksanakan.

Doa Setelah Salat Idulfitri

Dalam buku “Kumpulan Doa Mustajab Pembuka Pintu Rezeki dan Kesuksesan” karya Deni Lesmana, S.Pd, disebutkan bahwa tidak ada doa khusus yang diwajibkan setelah salat Idulfitri. Namun umat Islam dapat memanjatkan doa berikut:

اللَّهُمَّ أَهْلَ الْكِبْرِيَاءِ وَالْعَظَمَةِ وَأَهْلَ الْجُودِ وَالْجَبَرُوتِ وَأَهْلَ الْعَفْوِ وَالرَّحْمَةِ وَأَهْلَ التَّقْوَى وَالْمَغْفِرَةِ...

Artinya:

“Ya Allah, wahai Pemilik kebesaran dan keagungan, wahai Pemilik kedermawanan dan kekuasaan, wahai Pemilik maaf dan rahmat, wahai Pemilik ketakwaan dan ampunan. Aku memohon kepada-Mu demi kemuliaan hari ini yang Engkau jadikan sebagai hari raya bagi kaum muslimin…”

Doa tersebut berisi permohonan agar Allah memberikan kebaikan, keberkahan, serta menjauhkan hamba-Nya dari keburukan.

Anjuran Memperbanyak Takbir di Hari Raya

Selain melaksanakan salat Id, umat Islam juga dianjurkan untuk memperbanyak takbir, tasbih, tahlil, dan tahmid sejak malam Idulfitri hingga selesai pelaksanaan khutbah.

Salah satu bacaan takbir yang sering dilantunkan adalah:

اللهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا وَالْحَمْدُ لِلَّهِ كَثِيرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلًا لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ...

Bacaan tersebut menjadi ungkapan syukur dan pengagungan kepada Allah atas nikmat yang diberikan setelah umat Islam menyelesaikan ibadah puasa Ramadan.

Dengan memahami niat, tata cara, hingga doa yang dianjurkan, umat Islam diharapkan dapat melaksanakan salat Idulfitri dengan lebih khusyuk dan penuh makna. Selain menjadi bentuk ibadah, salat Id juga menjadi momen kebersamaan dan persatuan umat dalam merayakan hari kemenangan.