Bacaan Niat dan Doa Zakat Fitrah Lengkap untuk Diri Sendiri dan Keluarga
Reporter
Mutmainah J
Editor
Dede Nana
12 - Mar - 2026, 09:17
JATIMTIMES - Zakat fitrah merupakan kewajiban bagi setiap muslim yang mampu. Ibadah ini ditunaikan pada bulan Ramadan sebagai bentuk penyucian diri setelah menjalankan puasa sekaligus sebagai bentuk kepedulian kepada sesama, terutama mereka yang membutuhkan.
Dalam praktiknya, terdapat bacaan niat dan doa yang dianjurkan saat seseorang menyerahkan zakat fitrah, baik untuk diri sendiri maupun untuk anggota keluarga.
Baca Juga : Panduan Lengkap Salat Idulfitri 2026: Niat, Bacaan, Tata Cara hingga Doa
Dalil tentang Zakat Fitrah
Kewajiban zakat fitrah dijelaskan dalam hadis dari Nabi Muhammad SAW. Rasulullah bersabda:
"Rasulullah SAW mewajibkan zakat fitrah sebagai penyucian bagi orang yang berpuasa dari perkataan sia-sia dan kotor, serta sebagai makanan bagi orang miskin. Barang siapa yang menunaikannya sebelum salat (Idul Fitri), maka zakat itu diterima. Dan barang siapa yang menunaikannya setelah salat, maka itu hanya dianggap sebagai sedekah biasa." (HR Abu Dawud dan Ibnu Majah)
Hadis ini menjelaskan bahwa waktu penunaian zakat fitrah sangat penting agar ibadah tersebut diterima sebagai zakat.
Bacaan Niat Zakat Fitrah
Berikut beberapa bacaan niat zakat fitrah yang dapat diamalkan sesuai dengan kondisi orang yang menunaikannya.
1. Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri
Arab:
ﻧَﻮَﻳْﺖُ أَﻥْ أُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻧَﻔْسيْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
Latin:
Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri 'an nafsii fardhan lillaahi ta'aalaa.
Artinya:
“Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri, fardu karena Allah Taala.”
2. Niat Zakat Fitrah untuk Istri
Arab:
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﺯَﻭْﺟَﺘِﻲْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
Latin:
Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri 'an zaujatii fardhan lillaahi ta'aalaa.
Artinya:
“Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk istriku, fardu karena Allah Taala.”
3. Niat Zakat Fitrah untuk Anak Laki-laki
Arab:
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻭَﻟَﺪِﻱْ ... ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
Latin:
Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri 'an waladii ... fardhan lillaahi ta'aalaa.
Artinya:
“Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak laki-lakiku … (sebutkan nama), fardu karena Allah Taala.”
4. Niat Zakat Fitrah untuk Anak Perempuan
Arab:
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﺑِﻨْﺘِﻲْ ... ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
Latin:
Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri 'an bintii ... fardhan lillaahi ta'aalaa.
Artinya:
“Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak perempuanku … (sebutkan nama), fardu karena Allah Taala.”
5. Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri dan Keluarga
Arab:
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَنِّيْ ﻭَﻋَﻦْ ﺟَﻤِﻴْﻊِ ﻣَﺎ ﻳَﻠْﺰَﻣُنِيْ ﻧَﻔَﻘَﺎﺗُﻬُﻢْ ﺷَﺮْﻋًﺎ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
Latin:
Baca Juga : Lebaran Enaknya Liburan ke Mana? Ini Rekomendasi Destinasi Wisata yang Bisa Dikunjungi
Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri 'anni wa 'an jamii'i ma yalzamunii nafaqaatuhum syar'an fardhan lillaahi ta'aalaa.
Artinya:
“Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku dan semua orang yang nafkahnya menjadi tanggunganku, fardu karena Allah Taala.”
6. Niat Zakat Fitrah untuk Orang yang Diwakilkan
Arab:
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ (.....) ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
Latin:
Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri 'an (...) fardhan lillaahi ta'aalaa.
Artinya:
“Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk … (sebutkan nama), fardu karena Allah Taala.”
Doa Saat Menyerahkan Zakat Fitrah
Ketika memberikan zakat kepada mustahik atau orang yang berhak menerimanya, dianjurkan membaca doa berikut:
Arab:
اللَّهُمَّ اجْعَلْهَا مُطَهِّرَةً لِلنَّفْسِ وَمُزَكِّيَةً لِلْمَالِ، وَبَارِكْ لَنَا فِيمَا أَعْطَيْتَ، وَاجْعَلْنَا مِنَ الشَّاكِرِينَ
Latin:
Allahumma aj'alhâ muthahhiratan linnafsi wa muzakkiyatan lil-mâl, wa bârik lanâ fîmâ a'thaita, waj'alnâ minasy syâkirîn.
Artinya:
“Ya Allah, jadikanlah zakat ini sebagai penyuci jiwa dan pembersih harta. Berkahilah kami atas apa yang Engkau berikan, dan jadikan kami termasuk orang-orang yang bersyukur.”
Doa tersebut dapat dilanjutkan dengan ayat dari Al‑Qur'an Surah Al‑Baqarah ayat 127 yang juga dianjurkan oleh Imam Nawawi:
Arab:
رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
Latin:
Rabbanaa taqabbal minnaa, innaka antas samii'ul 'aliim.
Artinya:
“Ya Tuhan kami, terimalah (amal) dari kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”
Waktu Penyerahan Zakat Fitrah
Dalam syariat Islam, waktu menunaikan zakat fitrah dibagi menjadi beberapa kategori:
• Waktu wajib: sejak terbenamnya matahari pada malam Idul Fitri hingga sebelum salat Idul Fitri.
• Waktu sunnah: pagi hari sebelum pelaksanaan salat Idul Fitri.
• Waktu makruh: setelah salat Idul Fitri namun masih di hari yang sama.
• Waktu haram: setelah hari Idul Fitri berlalu, karena zakat tersebut hanya dianggap sebagai sedekah biasa.
Karena itu, umat Islam dianjurkan menunaikan zakat fitrah tepat waktu agar ibadah tersebut sah dan diterima sebagai kewajiban.
