Bolehkah Puasa Qadha Ramadan Sebelum Hari Raya Ketupat? Ini Penjelasan Hukumnya
Reporter
Mutmainah J
Editor
Dede Nana
23 - Mar - 2026, 03:10
JATIMTIMES - Setelah menjalani ibadah puasa selama sebulan penuh di bulan Ramadan, tidak sedikit umat Islam yang masih memiliki utang puasa karena alasan tertentu, seperti sakit, perjalanan jauh, atau kondisi lain yang dibolehkan dalam syariat.
Memasuki bulan Syawal, muncul pertanyaan di kalangan masyarakat yakni apakah puasa qadha Ramadan boleh dilakukan sebelum perayaan Hari Raya Ketupat? Pertanyaan ini cukup sering muncul karena banyak orang ingin tetap menjalankan tradisi setelah Idulfitri, tetapi di sisi lain juga memiliki kewajiban mengganti puasa yang tertinggal.
Baca Juga : Hukum Merayakan Lebaran Ketupat dalam Islam, Tradisi Jawa yang Sarat Makna Silaturahmi
Bolehkah Puasa Qadha Dilakukan Sebelum Hari Raya Ketupat?
Pada dasarnya, puasa qadha Ramadan boleh dilakukan kapan saja setelah Idulfitri, selama tidak dilakukan pada hari-hari yang diharamkan untuk berpuasa.
Dilansir dari laman NU Online, dalam Islam hari yang dilarang untuk berpuasa adalah pada saat Idulfitri (1 Syawal) serta Iduladha dan hari tasyrik. Selain hari-hari tersebut, umat Islam diperbolehkan berpuasa, termasuk mengganti puasa Ramadan yang belum terlaksana.
Artinya, jika seseorang masih memiliki utang puasa Ramadan, ia boleh menggantinya di awal bulan Syawal, bahkan sebelum perayaan Hari Raya Ketupat yang biasanya dirayakan pada tanggal 8 Syawal di sejumlah daerah di Indonesia.
Mana yang Harus Didahulukan, Qadha atau Puasa Syawal?
Di bulan Syawal, umat Islam juga dianjurkan menjalankan puasa sunnah selama enam hari. Namun, para ulama umumnya menyarankan agar puasa qadha didahulukan karena hukumnya wajib.
Puasa sunnah enam hari di bulan Syawal memiliki keutamaan besar sebagaimana disebutkan dalam hadis Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Imam Muslim:
“Barang siapa berpuasa Ramadan kemudian diikuti dengan enam hari di bulan Syawal, maka ia seperti berpuasa sepanjang tahun.”
Karena itu, banyak ulama berpendapat bahwa seseorang sebaiknya menyelesaikan kewajiban qadha Ramadan terlebih dahulu sebelum menjalankan puasa sunnah Syawal.
Baca Juga : Ingin Turunkan Berat Badan setelah Lebaran? Coba 5 Cara Ini agar Tubuh Kembali Ideal
Tradisi Hari Raya Ketupat
Perayaan Hari Raya Ketupat merupakan tradisi yang cukup dikenal di berbagai daerah di Indonesia. Perayaan ini biasanya dilakukan sekitar seminggu setelah Idulfitri, tepatnya pada tanggal 8 Syawal.
Pada momen tersebut, masyarakat biasanya berkumpul bersama keluarga atau tetangga sambil menikmati hidangan khas seperti ketupat, opor ayam, dan berbagai makanan tradisional lainnya.
Meski menjadi tradisi yang meriah, perayaan ini tidak berkaitan langsung dengan aturan ibadah puasa, sehingga seseorang tetap diperbolehkan menjalankan puasa qadha sebelum hari tersebut.
Puasa qadha Ramadan boleh dilakukan sebelum Hari Raya Ketupat, selama tidak dilakukan pada hari yang diharamkan berpuasa seperti Idulfitri. Bahkan, sebagian ulama menganjurkan agar qadha puasa diselesaikan lebih dahulu karena merupakan kewajiban.
Dengan begitu, umat Islam tetap bisa memenuhi kewajiban mengganti puasa Ramadan sekaligus menjalankan berbagai amalan sunnah di bulan Syawal.
