JATIMTIMES - Nabi Muhammad Shallallaahu'alaihi Wasallam merupakan sosok manusia terpuji kekasih Allah Subhanahuwata'ala yang menjadi acuan dan teladķan bagi seluruh umat Islam dalam melakukan aktivitas sehari-hari.
Salah satu yang mungkin banyak umat Islam lupa yakni makanan favorit Rasulullaah SAW. Dari banyaknya makanan yang ada, Rasulullaah sangat menyukai kurma ruthab. Kurma Ruthab sendiri merupakan kurma segar atau setengah matang yang baru saja dipetik, berwarna kuning, merah atau hijau, dengan tekstur renyah di luar dan lembut di dalam.
Baca Juga : Hukum Merayakan Lebaran Ketupat dalam Islam, Tradisi Jawa yang Sarat Makna Silaturahmi
Dalam kitab Asy-Syamail Al-Muhammadiyah karya Imam At-Tirmidzi yang telah di tahqiq dan di takhrij oleh Syekh Maher Yasin Fahl dan diterjemahkan oleh Rusdianto serta diterbitkan ulang oleh Penerbit Diva Press disebutkan pada halaman 173 dijelaskan buah-buahan yang dimakan Rasulullaah SAW.
Ismail bin Musa Al-Fazari meriwayatkan kepada kami dari Ibrahim bin Sa'ad, dari ayahnya, dari Abdullah yang berkata, " Nabi SAW biasa memakan mentimun dengan kurma ruthab."
Ali bin Hujr meriwayatkan kepada kami dari Syarik, dari Abdullah bin Muhammad bin Aqil, dari Ar-Rubayyi' binti Mu'awwidz bin Afra' yang berkata,"Aku membawa satu nampan kurma ruthab dan potongan mentimun untuk diberikan kepada Rasulullaah SAW. Lalu beliau memberiku segenggam penuh perhiasan—atau ia berkata: emas."
Abdah bin Abdullah Al-Khuza'i Al-Bashri meriwayatkan dari Mu'awiyah bin Hisyam, dari Sufyan, dari Hisyam bin Urwah, dari ayahnya, dari Siti Aisyah Ra bahwa, "Nabi SAW biasa memakan buah semangka dengan kurma ruthab."
Muhammad bin Yahya meriwayatkan kepada kami dari Muhammad bin Abdul Aziz Ar-Ramli, dari Abdullah bin Yazid bin Ash-Shalt, dari Muhammad bin Ishaq, dari Yazid bin Ruman, dari Urwah, dari Siti Aisyah Ra, bahwa Nabi SAW pernah makan buah semangka dengan kurma ruthab.
Baca Juga : Liburan ke Timur Tengah Batal? Ini 6 Destinasi Alternatif yang Tak Kalah Menarik
Ibrahim bin Ya'qub meriwayatkan kepada kami dari Wahab bin Jarir, dari ayahnya, dari Humaid—Wahab mengatakan bahwa Humaid adalah teman dari ayahnya—dari Anas bin Malik yang berkata, "Aku pernah melihat Rasulullaah SAW mencampur (memakan secara bersamaan) antara buah melon dengan buah kurma ruthab.
Berdasarkan beberapa riwayat dapat disimpulkan bahwa Nabi Muhammad SAW sangat menyukai buah kurma ruthab yang dicampur dengan beberapa buah lainnya. Seperti mentimun, semangka hingga melon.
