JATIMTIMES - Pada tahun 2024, Bupati Malang HM. Sanusi menyalurkan bantuan insentif untuk 3.565 guru ngaji yang tersebar di 33 kecamatan di Kabupaten Malang.
Orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang itu menyampaikan, penyaluran insentif sebesar Rp 1,2 juta untuk masing-masing guru ngaji merupakan program rutin yang dilakukan setiap tahun. Hal itu sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian dan ilmu bermanfaat yang telah dilakukan oleh para guru ngaji di Kabupaten Malang.
"Bantuan untuk 3.565 guru ngaji jumlahnya masing-masing Rp1,2 juta, anggarannya lebih dari Rp 4 miliar. Itu program tahunan dan setiap tahun kita bantu," ungkap Sanusi.
Bantuan insentif untuk 3.565 guru ngaji ini disalurkan secara bertahap melalui rekening Bank Jatim milik masing-masing guru ngaji.
Pria asli Gondanglegi, Kabupaten Malang itu mengatakan, sudah sepatutnya para guru ngaji diberikan apresiasi. Pasalnya, ilmu Al-Quran yang diajarkan sangat bermanfaat di dunia dan di akhirat.
Diharapkan, adanya bantuan insentif dari Pemkab Malang ini tidak menurunkan kemurnian perjuangan setiap guru ngaji untuk mengajarkan ilmu Al-Quran kepada anak-anak di Kabupaten Malang.
"Insentif ini jangan menurunkan bahkan menggantikan niat perjuangan para guru ngaji untuk menjaga kemurnian dan kemuliaan Al-Quran serta tekad mencari rida Allah semata," ucap Sanusi.
Menurut dia, Al-Quran bukan hanya sekadar kumpulan kata dalam satu mushaf. Tetapi, Al-Quran merupakan cahaya yang terang di tengah gelapnya kehidupan.
"Karena Al-Quran bukanlah sekadar kumpulan kata-kata dalam satu mushaf, namun merupakan cahaya yang menerangi jalan hidup kita di tengah kegelapan dunia," terang Sanusi.
Selain itu, Al-Quran juga menanamkan nilai-nilai kejujuran, keadilan, toleransi dan kasih sayang sebagai dasar untuk mengatasi permasalahan adab dan moralitas yang sangat berdampak karakter generasi muda di masa yang akan datang.
"Saya berharap akan semakin besar komitmen pengabdian dan dedikasi Saudara dalam menyebarkan ilmu agama kepada para generasi penerus di Kabupaten Malang," pungkas Sanusi.
