JATIMTIMES - Pemerintah melalui Kementerian Agama menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis 19 Februari 2026. Keputusan itu diambil dalam sidang isbat yang digelar di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa.
"Hasil sidang isbat menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi jatuh pada hari Kamis," ujar Menteri Agama Nasaruddin Umar, Selasa (17/2/2026) malam.
Baca Juga : Arab Saudi hingga Palestina Mulai Puasa Hari Ini
Datangnya Ramadan selalu disambut dengan amalan-amalan khusus. Salah satu yang dianjurkan para ulama di awal Ramadan adalah membaca Surat Al-Fath.
Al-Quran sebagai kitab suci umat Islam diyakini memiliki keistimewaan yang tak lekang oleh waktu. Setiap surat dan ayatnya menyimpan makna, hikmah, dan keajaiban yang terus digali dari masa ke masa.
Di antara surat yang memiliki banyak keutamaan adalah Surat Al-Fath. Dalam kitab Shafwatut Tafasir, Syekh Muhammad Ali As-Shabuni mengutip hadits Nabi Muhammad SAW riwayat Imam Ahmad:
لقد أنزلت علي الليلة سورة أحب إلي من الدنيا وما فيها
Artinya, “Sungguh telah diturunkan kepadaku pada suatu malam sebuah surat yang lebih aku sukai daripada dunia segenap isinya.” (HR Ahmad).
Hadits tersebut merujuk pada turunnya Surat Al-Fath yang disebut sangat istimewa oleh Rasulullah SAW.
Tak hanya itu, ada pula riwayat Al-Mas’udi yang dikutip Imam Al-Qurthubi dalam kitab Al-Jami’ li Ahkamil Qur’an:
بلغني أنه من قرأ سورة الفتح في أول ليلة من رمضان في صلاة التطوع حفظه الله ذلك العام
Artinya, “Telah sampai kepadaku riwayat yang menyatakan bahwa orang yang membaca surat Al-Fath di malam pertama bulan Ramadhan di dalam salat sunah, maka Allah akan menjaganya pada tahun itu.” (Al-Qurthubi, Al-Jami’ li Ahkamil Qur’an, juz XVI, halaman 172).
Baca Juga : Ramadan dan Kesehatan: Apa yang Terjadi pada Tubuh Saat Berpuasa dan Vitamin Apa yang Bisa Membantu
Riwayat ini kerap menjadi dasar anjuran membaca Surat Al-Fath saat memasuki malam pertama Ramadan.
Keutamaan Surat Al-Fath juga disebut dalam literatur tasawuf. Dalam kitab Khazinatul Asrar, Muhammad Haqqi An-Nazili menuliskan:
وقال بعض العارفين: من قرأ سورة الفتح عند رؤية هلال رمضان في أول ليلة وسع الله رزقه في ذلك العام إلى آخره
Artinya, “Telah berkata sebagian Arifin: ‘Barang siapa membaca surat Al-Fath ketika melihat hilal Ramadhan di awal malam, maka Allah akan meluaskan rezekinya pada tahun tersebut hingga sampai akhir.’” (Khazinatul Asrar, halaman 190).
Dalam sumber yang sama juga dijelaskan, sebagian ulama terdahulu membiasakan membaca Surat Al-Fath sebanyak 21 kali selama tiga, lima, atau tujuh hari berturut-turut dengan harapan dikabulkan hajat dan dijauhkan dari marabahaya. Utamanya dibaca pada ba'da magrib di malam 1 Ramadan atau jika tahun ini jatuh pada Rabu (18/2/2026) malam setelah Magrib.
Karena itu, memasuki awal Ramadan 1447 H, membaca Surat Al-Fath menjadi salah satu amalan yang dianjurkan. Selain sebagai bentuk kecintaan pada Al-Quran, amalan ini juga diharapkan membawa keberkahan sepanjang tahun. Amin Ya Rabbal Alamin.
