Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pendidikan

Viral Polemik Siswa Kota Batu Gagal OSN, Dinas Pendidikan Bantah Lalai dan Sebut Berkas Sudah Lengkap

Penulis : Prasetyo Lanang - Editor : Yunan Helmy

28 - Jun - 2026, 12:57

Placeholder
Unggahan di media sosial mengulas dugaan siswa Kota Batu gagal OSN karena berkas tidak masuk. Informasi diketahui karena nihil data lolosnya siswa asal Batu di OSN tingkat provinsi.(Foto: Dokumen Istimewa/tangkapan layar ig: olimpiadefolk)

JATIMTIMES – Dinas Pendidikan Kota Batu akhirnya angkat bicara terkait kegaduhan di jagat media sosial mengenai dugaan kelalaian administrasi yang menyebabkan seluruh pelajar SD dan SMP di Kota Batu gagal lolos ke Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat Provinsi Jatim tahun 2026.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu, Alfi Nurhidayat, membantah soal tudingan warganet yang menyebut institusinya lalai dalam mengunggah dokumen pendaftaran para siswa berprestasi tersebut.

Baca Juga : Kasus Dugaan Pengeroyokan yang Melibatkan Petinggi KONI Batu Naik ke Penyidikan, Polisi Kantongi Hasil Visum

Alfi menyatakan bahwa pihak dinas telah menjalankan seluruh prosedur operasional yang dipersyaratkan oleh panitia pusat secara tertib. Menurut dia, tidak ada berkas atau tahapan administratif yang terlewatkan dalam proses pendaftaran kemarin.

"Kami sudah melakukan apa yang sudah dipersyaratkan, melengkapi dokumen, unggah berkas, video, pakta integritas, berita acara, dan lain-lain," ujar Alfi Nurhidayat saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Minggu (28/6/2026).

Menyikapi kekecewaan ribuan siswa, guru, dan orang tua yang telanjur viral di berbagai platform digital, Alfi mengimbau kepada seluruh pihak untuk tetap tenang dan bersabar. Pihaknya saat ini sedang mengupayakan jalan keluar terbaik.

Dinas Pendidikan Kota Batu kini tengah bergerak cepat membangun komunikasi intensif dengan panitia penyelenggara di tingkat pusat. Langkah ini diambil guna mengurai benang kusut yang menyebabkan nama-nama delegasi Kota Batu tidak muncul dalam pengumuman lolos provinsi.

"Kami mencoba untuk terus berkoordinasi dengan teman-teman di pusat," ucap Alfi, Minggu (28/6/2026).

Alfi juga menegaskan bahwa saat ini fokus utama Dinas Pendidikan bukanlah memperdebatkan siapa yang bersalah atas kejanggalan sistem tersebut. Pihaknya hanya menuntut transparansi dan kebijaksanaan dari panitia pusat demi masa depan anak didik.

Dindik Kota Batu berharap ada ruang penjelasan resmi serta tindak lanjut yang konkret agar hak-hak akademis para siswa perwakilan Kota Batu yang telah belajar keras tidak hangus begitu saja akibat permasalahan teknis.

"Kami tidak mau mencari salah dan benar. Kami cuma perlu kerelaan untuk memberikan penjelasan dan menindaklanjuti OSN Kota Batu ini hingga terpilih 5 peserta terbaik tiap mata pelajaran untuk mewakili ke OSN tingkat provinsi," ujarnya.

Baca Juga : Polresta Malang Kota Distribusikan Air Bersih ke Tlogowaru Jelang Hari Bhayangkara ke-80

Sebelumnya, dugaan kelalaian administrasi yang dituding membuat pelajar SD dan SMP di Kota Batu kehilangan kesempatan melaju ke OSN tingkat provinsi. Isu ini mencuat setelah hasil seleksi OSN kabupaten/kota (OSN-K) 2026 diumumkan pada Jumat (26/6/2026).

Perbincangan bermula dari unggahan akun Instagram @olimpiadefolk yang menyebut tidak adanya peserta dari Kota Batu yang lolos ke tahap berikutnya akibat kegagalan mengunggah berkas pendaftaran oleh pihak terkait. Akun tersebut menilai insiden ini sebagai tragedi pendidikan yang fatal dan menuntut adanya akuntabilitas birokrasi.

Keluhan serupa juga ramai dibahas di platform Threads, beberapa komentar tajam mencuat juga mengenai apakah kesalahan utama murni berasal dari berkas yang tidak terunggah atau justru karena lembar jawaban semua peserta gagal terkirim lantaran operator dinas tidak memahami prosedur teknis akibat nihilnya simulasi.

Unggahan-unggahan tersebut memicu reaksi emosional yang meluas dari warganet. Banyak orang tua murid, yang meluapkan kesedihan karena anaknya menangis setelah bimbingan rutin dan belajar lembur namun mendapati hasilnya nihil dalam pengumuman resmi.

Sebagai informasi, OSN merupakan kompetisi akademik tahunan berjenjang yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Pengumuman hasil seleksi tingkat kota yang dilakukan pada 26 Juni kemarin seharusnya menjadi tiket bagi siswa terbaik SD dan SMP untuk melaju ke tingkat provinsi sebelum menuju babak final nasional pada Agustus 2026 mendatang.


Topik

Pendidikan Olimpiade Siswa Nasional Kota Batu Dinas Pendidikan Pemkot Batu



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Probolinggo Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Prasetyo Lanang

Editor

Yunan Helmy

Pendidikan

Artikel terkait di Pendidikan