Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pendidikan

Wujudkan Target World Class University, Unisma Pacu Riset dan Internasionalisasi

Penulis : Anggara Sudiongko - Editor : Dede Nana

28 - Aug - 2026, 18:15

Placeholder
Rektor Unisma Prof. Junaidi Mistar PhD (doc JatimTIMES)

JATIMTIMES - Universitas Islam Malang (Unisma) memperkuat sejumlah sektor akademik dan kelembagaan untuk mengejar target menjadi World Class University. Pengembangan riset, publikasi ilmiah, internasionalisasi mahasiswa, perluasan kemitraan hingga peningkatan mutu program studi menjadi bagian dari strategi yang dijalankan sepanjang 2026.

Penguatan penelitian menjadi salah satu perhatian utama. Unisma mengalokasikan anggaran sekitar Rp5 miliar pada 2026 untuk mendukung publikasi ilmiah dan hilirisasi hasil penelitian.

Baca Juga : 4 Mahasiswa PSTG UB Teliti Kerentanan Pantai Sipelot Malang Bersama BRIN

Rektor Unisma Prof. Junaidi Mistar PhD mengatakan, anggaran tersebut diharapkan memberi ruang lebih besar bagi dosen untuk meningkatkan kualitas sekaligus produktivitas penelitian. Hasil riset juga diarahkan agar dapat dipublikasikan pada jurnal dan prosiding internasional bereputasi serta dikembangkan menjadi produk atau inovasi yang memiliki manfaat lebih luas.

“Pada 2026, kami menyiapkan dukungan anggaran yang cukup besar untuk publikasi dan hilirisasi penelitian. Jika dihitung secara keseluruhan, nilainya sekitar Rp5 miliar,” kata Junaidi, Senin (17/8/2026).

Menurut Junaidi, peningkatan kualitas dan jumlah penelitian merupakan bagian dari tahapan pengembangan Unisma. Penguatan sektor tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kinerja Tridharma Perguruan Tinggi sekaligus memperkuat daya saing kampus di tingkat internasional.

Namun, agenda menuju World Class University tidak hanya diarahkan pada peningkatan kinerja riset. Unisma juga memperluas internasionalisasi melalui peningkatan jumlah mahasiswa asing.

Pada 2026, Unisma akan menerima mahasiswa melalui program Darmasiswa. Kampus juga akan menerima tiga mahasiswa penerima Beasiswa Kemitraan Negara Berkembang (KNB) yang berasal dari Madagaskar, Suriname dan Sierra Leone.

Selain itu, Unisma turut ambil bagian dalam program Beasiswa BAZNAS untuk Palestina. Dua mahasiswa asal Palestina akan melanjutkan pendidikan pada Program Pascasarjana Unisma.

Junaidi menilai keberadaan mahasiswa internasional menjadi salah satu komponen penting dalam membangun lingkungan akademik yang semakin global.

“Ambisi menuju World Class University juga harus ditopang dengan pertumbuhan jumlah mahasiswa, termasuk dari luar negeri. Karena itu, seluruh sivitas akademika perlu ikut mengambil peran dalam memperkuat penerimaan mahasiswa baru,” ujarnya.

Penguatan jejaring internasional juga dilakukan melalui kerja sama dengan perguruan tinggi dan dunia usaha serta dunia industri (DUDI). Kerja sama tersebut dikembangkan di tingkat nasional maupun internasional dengan orientasi pada penguatan Tridharma dan peningkatan peluang lulusan memasuki dunia kerja.

Unisma saat ini juga terlibat dalam program Food Security bersama sejumlah perguruan tinggi luar negeri dan perusahaan berkelas dunia. Kolaborasi tersebut menjadi salah satu pintu masuk untuk memperluas jaringan akademik dan kelembagaan Unisma di tingkat global.

Pada sektor akademik, kampus terus memperluas bidang keilmuan. Unisma telah membuka Program Studi Sains Lingkungan di Fakultas MIPA serta Magister Pertanian Berkelanjutan di Program Pascasarjana.

Baca Juga : Pascasarjana UIN Malang Gelar Pelatihan Manajemen Risiko BNSP, Iblu Academy Jadi Fasilitator

Sejumlah program studi baru juga tengah dipersiapkan, antara lain Pendidikan Profesi Apoteker, Pendidikan Profesi Insinyur, Magister Akuntansi, Doktor Ilmu Pemerintahan dan Doktor Pendidikan Bahasa Inggris.

Peningkatan mutu program studi menjadi bagian lain yang mendapat perhatian. Pada 2026, S1 Hukum Keluarga Islam memperoleh perpanjangan akreditasi unggul.

Sementara itu, S1 Administrasi Bisnis berhasil meningkatkan status akreditasi dari Baik Sekali menjadi Unggul. S1 Perbankan Syariah juga mencatat peningkatan dari predikat Baik menjadi Unggul.

Perkembangan tersebut berjalan bersamaan dengan upaya memperbaiki posisi Unisma dalam pemeringkatan internasional. Saat ini, Unisma menempati peringkat 173 Asia Tenggara dalam Asia University Ranking. Dalam Times Higher Education Sustainability Impact Rankings 2026, Unisma berada pada kluster 1001-1500.

Junaidi mengatakan, capaian tersebut harus terus dikembangkan melalui program yang saling terhubung. Menurutnya, kualitas pendidikan, riset, pengabdian kepada masyarakat, internasionalisasi dan tata kelola merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari upaya meningkatkan reputasi perguruan tinggi.

“Seluruh agenda pengembangan yang kami jalankan diarahkan untuk memperkuat posisi Unisma di tingkat global. Kami ingin setiap program memberikan kontribusi terhadap langkah menuju World Class University,” tegasnya.

Karena itu, Junaidi menekankan pentingnya keterlibatan seluruh sivitas akademika. Ia berharap setiap unsur di lingkungan Unisma memiliki komitmen yang sama dalam menjalankan agenda pengembangan kampus.

“Target tersebut hanya bisa dicapai jika seluruh sivitas akademika memiliki tekad dan kerja yang searah. Kita harus menjaga konsistensi untuk terus meningkatkan kualitas Unisma hingga mampu bersaing sebagai perguruan tinggi kelas dunia,” pungkas Junaidi.


Topik

Pendidikan unisma world class university rektor unisma internasionalisasi riset



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Probolinggo Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Anggara Sudiongko

Editor

Dede Nana