Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Kekeringan Melanda Lima Kecamatan di Kabupaten Malang, Distribusi Air Bersih Terus Mengalir

Penulis : Ashaq Lupito - Editor : A Yahya

01 - Sep - 2026, 18:37

Placeholder
Personel gabungan yang melibatkan BPBD saat mendistribusikan air bersih dampak kekeringan yang melanda di wilayah Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang, Jawa Timur. (Foto: BPBD Kabupaten Malang for JatimTIMES)

JATIMTIMES - Dampak kekeringan di Kabupaten Malang, Jawa Timur dilaporkan meluas hingga ke wilayah Kecamatan Kalipare. Berdasarkan laporan terbaru yang disampaikan posko masa tanggap darurat bencana kekeringan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang hingga Selasa, 1 September 2026, jumlah wilayah terdampak kekeringan terjadi pada lima kecamatan.

Dijabarkan Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan, lima kecamatan yang dilaporkan terdampak kekeringan tersebut meliputi Sumbermanjing Wetan (Sumawe), Gedangan, Sumberpucung, Donomulyo, dan yang terbaru ialah Kalipare.

Baca Juga : P-APBD 2026, Komisi D DPRD Jatim Beri Catatan Kritis Soal Infrastruktur dan Serapan Anggaran

"Dampak kekeringan yang terjadi pada sejumlah desa di lima kecamatan tersebut melanda kurang lebih 2.857 KK (Kepala Keluarga) dengan jumlah 8.957 jiwa," ujar Sadono.

Upaya penanggulangan dampak kekeringan termasuk yang terjadi di Kecamatan Kalipare turut dilakukan melalui pendistribusian air bersih. Terbaru, distribusi air bersih dampak kekeringan di Kecamatan Kalipare tersebut berlangsung di Desa Kalirejo.

Sadono menyebut distribusi air bersih di Desa Kalirejo tersebut berlangsung pada 31 Agustus 2026. Meski demikian, tidak menutup kemungkinan distribusi air bersih dampak kekeringan tersebut masih bakal terus berlangsung pada beberapa waktu ke depan. "Air bersih yang telah di distribusikan ke Desa Kalirejo, Kecamatan Kalipare tersebut sebanyak 4.800 liter," imbuhnya.

Pada hari yang sama, disampaikan Sadono, distribusi air bersih dampak kekeringan juga turut disalurkan pada sejumlah wilayah lainnya. Rinciannya meliputi Desa Sitiarjo yang didistribusikan ke Puskesmas Sitiarjo dan Desa Kedungbanteng, Kecamatan Sumawe; serta di Desa Karangkates, Kecamatan Sumberpucung.

"Update distribusi air bersih pada 31 Agustus (2026) tersebut sebanyak 57.800 liter dengan menggunakan tiga armada," ujarnya.

Baca Juga : Kemarau Panjang Mulai Cekik Warga Pesisir, PDIP Gresik Kirim 20 Ribu Liter Air Bersih

Sadono menambahkan, distribusi air bersih dampak kekeringan pada lima kecamatan tersebut telah berlangsung sejak 8 Agustus 2026. Sasarannya meliputi enam desa dan satu puskesmas yakni Puskesmas Sitiarjo. "Total distribusi air bersih sampai dengan saat ini mencapai sekitar 882.200 liter," pungkasnya.

Perlu diketahui, data distribusi air bersih hingga jumlah penerima manfaat dari dampak kekeringan tersebut masih bersifat sementara. Apabila terdapat perkembangan penanganan kekeringan nantinya akan terus dilaporan oleh BPBD Kabupaten Malang.


Topik

Peristiwa kekeringan malang kabupaten malang bpbd kabupaten malang sadono irawan



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Probolinggo Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Ashaq Lupito

Editor

A Yahya